Diklat online, diklat guru, diklat daring, diklat pendidikan, seminar guru, seminar online

Dalam beberapa kali kesempatan sering kali saat saya mendengarkan materi dari para pembicara parenting, sering kali mendengarkan pertanyaan dari peserta, mereka menanyakan bagaimana cara mengatasi miss konsepsi karena adanya perbedaan cara mendidik antara sekolah dan orang tua, sering kali pihak sekolah mengalami dilema bagaimana mendidik antara  di sekolah di rumah ? Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa sekolah salah adalah satu tempat pembentukan karakter siswa, dan begitu juga orang tua dan masyarakat, sekolah mengajarkan hal-hal baik namun di rumahnya tak seperti yang sekolah ajarkan bahkan ada yang kondisinya bertentangan.

Sebagai contoh ada beberapa sekolah islam yang mengajarkan adab-adab keseharian yang baik untuk para siswanya seperti sekolah tersebut mengajarkan siswa untuk sholat dengan tepat waktu, duduk ketika makan, menutup auratnya dan adab-adab keislaman yang lainnya, namun kondisinya bahwa para orang tua mereka jarang sekali mengingatkan mereka untuk menutup auratnya bahkan ada anggapan bahwa menutup aurat tidaklah wajib, apalagi untuk menyuruh anak-anak mereka sholat, inilah sebuah kondisi yang terjadi pada sebagian orang tua di masyarakat kita saat ini, ketika idealisme baik sekolah tak mereka terapkan saat di rumah.

Dapat Anda bayangkan apa yang terjadi pada cara berpikir siswa, tentu mereka akan bingung mana yang harus mereka ikuti, sehingga apa yang mereka lakukan nantinya saat di sekolah akan jauh berbeda ketika mereka berada di rumah, sehingga nantinya mereka akan berperilaku baiknya cukup di sekolah saja, namun ketika mereka berada di rumah mereka bebas melakukan apa saja yang berbeda saat mereka di sekolah.

Inilah kondisi yang sedang terjadi dengan pendidikan kita, adanya mis antara di sekolah dan di rumah, tentu keadaan ini tak diinginkan dan harapan kita semua bahwa adanya keserasian antara sekolah dan orang tua, bisa kita bayangkan berapa banyak kenakalan yang dilakukan oleh anak-anak sekolah, tentu ini bukanlah kesalahan sekolah mengapa? karena pastinya di sekolah tak pernah diajarkan hal yang demikian, tentu para siswa bisa melakukan kenakalan karena mereka belajar dari luar sekolah (di lingkungan, Televisi, Media Sosial dll)

Lalu pertanyaanya bagaimana solusi dari keadaan ini?
seperti yang kita inginkan bersama bahwa kita berharap adanya keserasian perilaku siswa antara di sekolah dan di rumah. Nah inilah beberapa hal yang bisa jadi referensi bagi Anda untuk menserasikannya.

Pertama, berikan pengetahuan untuk orang tua tentang apa yang diajarkan oleh sekolah untuk para siswanya, ini sangatlah penting bahwa keberhasilan sebuah pendidikan bukan hanya dari sekolah tetapi juga orang tua, ini bisa diberikan pada saat pertemuan orang tua dan pihak sekolah, sekolah wajib memberikan pengarahan tentang apa-apa saja peraturan dan adab-adab baik yang diberikan sekolah pada anak mereka.

Kedua, adakan secara berkala pertemuan yang membahas tentang materi-materi berkaitan akan pentingnya pendidikan anak di rumah, seperti yang kita harapkan bersama bahwa nantinya mereka akan dengan sendirinya mengerti akan peran mereka sebagai orang tua, bahwa merekapun punya andil dalam pendidikan.

Ketiga, buatlah sarana komunikasi antara orang tua dan sekolah, bisa melalu grup ataupun perkumpulan orang tua, dan di dalamnya banyak membahas mengenai perkembangan anak-anak mereka di sekolah, kalau orang tua tidak pro aktif maka pihak sekolahlah yang lebih pro aktif untuk menanyakannya. Ini penting untuk membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan sekolah.

Keempat, buatlah buku penghubung antara orang tua dan sekolah, dengan buku ini akan membuka komunikasi bagaimana perilaku anak di rumah dan di sekolah, jangan sampai di sekolah mereka rajin melaksanakan ibadah namun di rumahnya tidak, tentu peran aktif guru untuk menanyakan pada orang tua apakah di rumah para orang tua juga memperhatikan ibadah mereka saat berada di rumah.

Yang terpenting dari ini semua adalah berikan pengetahuan akan pentingnya pendidikan anak saat di rumah maupun di sekolah sehingga sekolah dan orang tua menyadari bahwa mereka merupakan bagian penting dari pembentukan karakter anak.

Salam Guru Dahsyat

Riswanto

Diklat online, diklat guru, diklat daring, diklat pendidikan, seminar guru, seminar online