Diklat online, diklat guru, diklat daring, diklat pendidkan, seminar guru, seminar online

“ Setiap orang tidak tahu segalanya tapi setiap orang tahu akan sesuatu”

Pernakah Anda sebagai guru mendengar dengan pernyataan bahwa saat kita mengajar maka kita bisa mengibaratkan bahwa siswa kita bagaikan botol kosong sehingga saat kita mengajar kita mengisinya dengan ilmu-ilmu yang kita berikan, jika kita mengibaratkan siswa seperti botol yang kosong itu sama saja kita menganggap bahwa mereka tidak tahu apa-apa otak sama saja otak mereka kosong tak ada ilmu yang apapun yang mereka miliki.

Sehingga ketika seorang guru menganggapnya demikian maka mengajarnya  disebut dengan Teacher Center, maka guru itulah yang menjadi  dominan karena menganggap muridnya tidak mengetahui apa-apa maka pada akhirnya guru akan mengesampingkan peran murid saat mengajar, padahal keberhasilan mengajar itu bukan hanya pada gurunya tetapi juga keterlibatan siswa pada prosesnya.

Perkembangan zaman yang semakin maju menuntut setip guru untuk berpikir jauh ke depan, kemajuan teknologi saat ini begitu mempermudah proses informasi yaang semakin cepat, maka ada sebuah  pernyataan yang berbunyi “ Jika guru hanya bisa mengajar maka bersiap-siaplah suatu saat perannya akan tergaantikan oleh teknologi”

Bisa kita rasakan teknologi saat ini memanjakan juga mempermudah setiap orang yang bisa berperan di dalamnya peran media sosial yang begitu besar menjadi sebuah hal yang sudah lumrah bagi  yang berada di dalamnya, coba Anda tanyakan pada siswa Anda apakah mereka memiliki akun di media sosial seperti facebook, Twiter, dll maka sebagian besar dari mereka pasti memilikinya.

Pembelajaran yang hanya ada di dalam kelas sudah bukan zamannya lagi, media sosial tentunya bisa mendukung kegiatan belajar mengajar, kalau saja ini bisa kita manfaatkan maka hasilny pasti jauh lebih maksimal, bisa jadi siswa kita memiliki informasi yang jauh lebih banyak dari kita, informasi yang mereka miliki bisa lebih up date dari ilmu yang kita berikan di kelas.

Dengan memanfaatkan peran teknologi dalam pembelajaran maka tidak ada lagi sebutan teacher center namun bisa diganti dengan student center, siswa bukanlah objek dalam belajar tetapi mereka menjadi subyeknya, saat pembelajaran di dalam kelas merekaa bisa berperan besar dalam belajar, guru hanya menjadi fasilitator kegiatan tersebut.

Tentunya informasi –informasi baru yang sebelumnya tidak kita ketahui bisa kita dapatakan dari para siswa, selain kita mendapatkan informasi baru ilmu kita juga akan semakain banyak dan terus berkembang ditambah lagi siswa kita akan semakin kreatif dalam belajar.

Siswa kita memilki kesempatan untuk memaparkan infomasi –infomasi baru, tentunya butuh kekreatifan guru untuk menggali informasi dari siswanya, kegiatan diskusi bisa menjadi bagian dalam memberikan informasi, atau diluar kelas guru bisa menggali lebih jauh, yang pasti kita memilki prinsip bahwa setiap orang tak mengetahui segalanya tapi mereka tahu akan sesuatu.

Dengan kita mengajak siswa berdiskusi dan menggali informasi tentunya mereka akan merasa bahwa mereka dihargai keberadaannya, sehingga konsep belajar dua arah dapat terlaksana dengan baik, selain mengajar guru juga dapat belajar.

Sehingga apa yang diharapkan dari tujuan belajar yang salah satunya menghargai pendapat setiap siswa akan tecapai, selain itu setiap siswa akan merasakan adanya komunikasi baik yang terjalin,

Bagaimana kita mengingat informasi

10% dari apa yang kita baca

20% dari apa yang kita dengar

30% dari apa yang kita lihat

50% dari apa yang kita lihat dan dengar

70% dari apa yang kita katakan ketika kita berbicara

90% dari apa yang kita katakan ketika kita melakukan sesuatu

ditulis oleh : Risawanto, Ch, Cht, SE, MM

Diklat online, diklat guru, diklat daring, diklat pendidkan, seminar guru, seminar online