Nahnu Du’at Qobla Kulli Sya’i

0
595

Lagi-lagi masalah lapangan pekerjaan terus menjadi momok bagi siapapun, dari kalangan terpelajar ataupun kalangan awam mereka akan terus berlomba untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, diluar itu masih ada sebagian yang memilih untuk berwirausaha baik untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya ataupun untuk membuka lapangan kerja untuk orang lain

Tentunya bekerja menjadi pekerjaan yang sangat mulia jika dilandasi dengan niatan untuk beribadah untuk mencukupi kebutuhan keluarga ataupun menjadi jalan rezeqi bagi sesama

Tentang pentingnya bekerja kita teringat dengan sebuah kisah Umar Bin Khattab saat beliau menemui anak muda yang senang beribadah namun enggan untuk bekerja

Suatu hari, Khalifah Umar sedang melihat keadaan rakyat. Di perjalanan keliling kota, Khalifah Umar melewati sebuah masjid yang didalamnya ada sekelompok anak muda
Mereka begitu asyik beribadah, bahkan ada salah satu dari mereka sangat khusyuk. Khalifah Umar kemudian masuk ke dalam masjid itu

“ Siapakah kalian ? “ tanya Khalifah Umar.
“ Kami adalah sekelompok anak muda yang bertawakal kepada Allah. Sepanjang hari kami habiskan waktu untuk berdzikir, berdo’a dan melakukan sholat sunah, “ kata salah satu anak muda

“ Hai, anak muda, keluarlah dari masjid dan bekerjalah ! Jangan kalian menjadi pembohong. Harus kalian tahu, Allah tidak menghujankan emas dari langit, “ ucap Khalifah umar dengan lantang.

Ucapan Khalifah Umar itu membuat sekelompok anak muda itu terkejut, Mereka sebelumnya berharap pujian dari Khalifah Umar

“ Wahai, Amirul Mukminin. Bukankah Allah memberikan kecukupan kepada orang yang berserah diri dan Dia pulalah yang berjanji untuk memberikan jaminan rizki kepada mahlukNya, “ kata salah satu pemuda.

Tetapi, jawaban Khalifah Umar justru membuat mata para pemuda itu terbelalak.

“Kalian bukan tipe orang yang berserah diri kepada Allah. Orang yang berserah diri kepada Allah adalah orang yang rajin bekerja untuk menggali potensi alam dengan dan tanpa meninggalkan do’a kepadaNya, “ Jawab Khalifah Umar.

Ya bekerjalah karena dengan bekerja kita bisa menggali potensi diri, baik bekerja untuk diri sendiri ataupun bekerja untuk orang lain, namun yang mesti diingat apapun pekerjaan kita prinsipnya Nahnu Duat Qobla Kulli Sya’I ya kita adalah da’I sebelum menjadi apapun

Saat kita menjadi karyawan jadilah karyawan yang berprestasi, jadilah karyawan yang bisa menjadikan pekerjaannya menjadi ladang amal kebaikan

Saat kita menjadi seorang dokter, jadilah dokter yang bisa memberikan solusi pengobatan yang syar’I dan tidak mengandung nilai kemusrikan, seorang dokter yang mampu menjelaskan bahwa dirinya adalah hanya perantara dan Allahlah sebagai dzat yang memberikan kesembuhan, seorang dokter yang menyandarkan semua ikhtiarnya hanya pada Allah SWT

Saat kita menjadi seorang guru, maka jadilah guru yang bisa menggali potensi peserta didiknya, seorang guru yang mampu menjelaskan bahwa semua pengetahuan dan ilmunya berasal dari Allah SWT, jadilah Guru yang mampu mendekatkan peserta didiknya mengenal siapa penciptanya

Saat kita menjadi pengusaha, maka jadilah pengusaha yang jujur, jadilah pengusaha yang mampu menjadi jalan rezeqi buat banyak orang, jadilah pengusaha yang bisa membedakan mana yang haram dan yang halal, jadilah pengusaha yang hartanya digunakan untuk kepentingan umat

Saat kita menjadi penguasa, maka jadilah penguasa yang adil, penguasa yang mendahuluhan kepentingan umat diatas kepentingan pribadi ataupun golongan, jadilah penguasa yang mampu mengajak rakyatnya untuk lebih bertaqwa

Menjadi apapun kita ingatlah……

Nahnu Du’at Qobla Kulli Sya’i

Ditulis oleh : Riswanto,Ch,Cht,Gr,SE,MM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here