Kenapa Seminar Online GGDN di Telegram ?

0
283

Wacana dengan adanya guru import oleh pemerintah saat ini tentu bukan hanya isu belaka, guru import lebih tepatnya pertukaran guru, mungkin lebih enak kedengarannya, karena istilah import lebih sering kita dengar untuk barang bukan manusia, sejak tahun-tahun belakangan tentu sudah sering terjadi pertukaran guru, saling belajar antara guru luar negeri dengan guru dalam negeri

Namun pemilihan kata yang kurang tepat maknanya membuat salah persepsi guru import itu artinya mendatangkan guru luar untuk mengajar di dalam negeri yang secara otomatis guru dalam negeri akan digantikan, namun kalau bahasanya pertukaran guru dengan tujuan sebagai study banding maka maknanya guru dalam negeri mendapat ilmu dari guru luar sebagai pelatih agar guru dalam negeri mendapat ilmu yang belum didapatkan sebelumnya

Kembali ke tema tulisan ini, kenapa seminar online GGDN tetap menggunakan aplikasi telegram ?

Sebelumnya saya terangkan dulu ya biar nggak gagal paham, GGDN itu kependekan dari Grup Guru Dahsyat Nusantara sebuah organisasi dibawah yayasan guru nusantara yang berdiri resmi sejak 2017 silam, dan GGDN sendiri bergerak dalam peningkatan kompetensi guru, adapun kegiatan utamannya yaitu menyelenggarakan kegiatan seminar dan diklat untuk guru secara online, dan tentunya kita semua paham kenapa diadakan secara online

Sejak awal GGDN telah konsiten mengadakan seminar online baik secara gratis ataupun berbayar keduanya bisa diikuti oleh semua guru dari semua jenjang pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA semuanya ada di GGDN, anda bisa cek disini >>>>https://linktr.ee/diklatonline

Nah awalanya seminar online GGDN diadakan melalui Grup WhatsApp namun karena peserta seminar terus bertambah semantara WhatsApp sudah tidak bisa menampung pindahlah ke Aplikasi Telegram yang jauh lebih banyak bisa menampung puluhan ribu peserta, dan hingga kini peserta seminar GGDN sudah mencapai +12.400

Selain itu kami juga mengadakan live seminar melalui grup facebook, seminar live ini diadakan setiap jum’at dan sabtu namun karena terkendala jaringan internet seminar ini berjalan kurang maksimal, pernah juga kami mencoba di aplikasi hangout, team viewer dan youtube secara live namun lagi-lagi kendala signal peserta yang belum mendukung

Dari beberapa kali evaluasi akhirnya kami sepakat tetap menggunakan aplikasi telegram sebagai media seminar online kami, meskipun saat ini banyak seminar online secara live yang mencoba digalakan melalui website tertentu, bagi kami memenuhi dan mengerti kondisi peserta jauh lebih penting dibanding kami memaksakan kehendak individu

Bagi kami saat ini aplikasi telegram menjadi solusi yang tepat untuk mengadakan seminar online, selain lebih ringan dibanding secara live melalui website, meskipun keduanya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing

Berlomba-lomba dalam kebaikan itulah prinsipnya, namun bagi kami mengerti bagaimana kebutuhan peserta jauh lebih utama dibanding mengikuti trend yang sedang berkembang

Kami menyadari bahwa di Indonesia akses internet belum mendukung tidak semua wilayah bisa menggunakan jaringan internet yang bagus dan stabil, tentu kalau di kota-kota besar sudah pasti sangat mendukung namun bagaimana dengan wilayah timur Indonesia yang masih sulit untuk dijangkau

Pemerataan ilmu mesti segera dilakukan agar semua wilayah mendapatkan hak yang sama untuk terus belajar

GGDN bukan sebuah lembaga yang dibentuk oleh dinas pendidikan, bukan pula lembaga besar yang didukung oleh beragam fasilitas pemerintah, namun GGDN dibentuk oleh para pendidik yang memiliki semangat untuk terus berbagi ilmu, modal kami hanya semangat untuk terus berkarya untuk kemajuan dunia pendidikan

Kami sadar belum bekerja secara maksimal namun dua kaki yang bergerak lebih penting dari seribu kaki yang hanya diam.

Mari bersama membangun pendidikan Indonesia yang lebih baik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here